Peresmian Pom-Pom School

   

Di Denpasar, Pom-Pom School merupakan sekolah pertama yang didirikan oleh Ananda Marga seksi pendidikan-Gurukul, dengan bernaung di bawah Yayasan Ananda Vidya. Pom-Pom School didirikan tiga tahun yang lalu, bertepatan dengan hari pendidikan nasional 2 Mei 1998 di Jalan Gunung Lempuyang No.78, Monang-Maning, Denpasar. Perintis dari Pom-Pom School adalah Bapak Ananda Deva, Bapak Mahadeva, Ibu Kiirana dan Ibu Sudiipha. Sejak berdiri sampai sekarang Pom-Pom School memfokuskan pengelolaan Play Group, dan kursus Bahasa Inggris untuk TK dan SD, dan baru mulai dari tahun ajaran ini kami menambah ruang lingkup pengajaran yaitu Taman kanak-kanak (Kinder Garden). Alasan yang paling mendasar mengapa kami mengembangkan Play Group dan T.K adalah karena terinspirasi oleh Guru Shrii Shrii A’nandamu’rtii yang mendirikan sistem Neo-Humanis. Baba mengatakan bahwa pendidikan Pre-School dan Taman Kanak-Kanak adalah pendidikan yang paling mendasar. Usia di bawah 6 tahun adalah usia yang paling kritis atau paling menentukan di dalam pembentukan karakter dan kepribadian seseorang, termasuk juga perkembangan inteligensi, yang hampir seluruhnya terjadi pada usia di bawah 6 tahun.

        Pada tanggal 2 Mei 2001 bertepatan dengan Hardiknas kami telah melaksanakan peresmian penggunaan gedung baru yang terletak di Jl. Drupadi No.52 P, Renon, Denpasar. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat diantaranya : Ida Pedanda I Gede Ngurah Kaleran, Ibu Gedong Bagus Oka (anggota MPR RI dari utusan golongan, Bapak Meja (anggota DPRD Bali), Bapak Dr. I Made Titib (rektor STAHN Denpasar) Dr. Somvir beserta banyak lagi yang lainnya. Dan diresmikan oleh Kepala Depdiknas tingkat satu Bali.

        Acara tersebut juga diliput oleh berbagai media baik cetak maupun elektronik.

        Pada kesempatan itu juga dipentaskan berbagai kreatifitas dari anak-anak Pom-Pom School di antaranya : tari-tarian Bali, fashion show, Yoga Asana, Drama (“Magic Apple Tree”) beserta karaoke, di mana aksi mereka dapat mengundang decak kagum dari para hadirin.

        Dalam sambutan dari Ketua Yayasan Ananda Vidya, yaitu Bapak Ananda Deva menjelaskan dengan panjang lebar apa itu tujuan Pendidikan Neo-Humanisme. Ia menekankan bahwa tujuan terutama bagi pendidikan adalah mencapai kebebasan di ketiga aspek kehidupan manusia. Pendidikan bukan hanya untuk mencari ijasah dan menjadikan para anak didik seperti robot yang hanya bisa mengeluarkan jawaban-jawaban dari pertanyaan—pertanyaan para guru.

        Dalam sambutan dari Dada Sudhiirananda, ia menyampaikan arti dari kata “Education” yang disusun oleh Sang Pendiri Sistim pendidikan Neo-Humanisme, Shrii Shrii Anandamurtijii. Kami sudah mulai terima ucapan selamat dan berbagai saran-saran konstruktif dari masyarakat Bali. Harapan besar kami kepada Margii sekalian untuk ikut membantu dengan rasa memiliki kebersamaan untuk kemajuan sekolah ini. (Dps. 3 Mei 2001 - AR, Suhash)

Apresiasi Media Masa Terhadap Sistim Pendidikan Neo-Hmanis

©2001 Persatuan Ananda Marga Indonesia - Bali